--> -- -->

Iklan

Artikel Opini: Judi Online sebagai Ancaman bagi Generasi Muda.

Sabtu, 27 Juni 2026, Juni 27, 2026 WIB Last Updated 2026-06-27T07:01:49Z

 

Keterangan Foto : Novel Karmila Sari Ilmu Administrasi Negara| Semester 2 STIA Lancang Kuning Dumai.


Dumai, SelayangNews.com - Kemajuan teknologi telah membawa banyak manfaat bagi kehidupan, terutama bagi generasi muda yang tumbuh di era digital. Akses internet yang mudah memungkinkan mereka memperoleh informasi, belajar, dan berkomunikasi dengan cepat.


Namun, di balik kemudahan tersebut muncul ancaman yang semakin mengkhawatirkan, yaitu maraknya judi online. Saat ini, judi online tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga remaja melalui iklan di media sosial, permainan digital, dan berbagai situs internet. Kondisi ini perlu mendapat perhatian karena dapat merusak masa depan generasi muda.


Menurut saya, judi online menjadi ancaman serius karena memanfaatkan rasa penasaran dan keinginan generasi muda untuk memperoleh uang dengan cepat. Banyak remaja yang tergiur oleh promosi yang menjanjikan kemenangan besar hanya dengan modal kecil. Padahal, peluang untuk menang sangat kecil dan justru membuat pemain terus mengeluarkan uang.


Dampak judi online tidak hanya berupa kerugian finansial, tetapi juga memengaruhi kesehatan mental dan kehidupan sosial. Remaja yang kecanduan judi sering kehilangan fokus belajar, menurunnya prestasi akademik, sulit mengendalikan emosi, bahkan rela meminjam atau mengambil uang demi terus bermain. Jika kebiasaan ini berlanjut, mereka berisiko mengalami utang, kehilangan kepercayaan dari keluarga, dan terjerumus pada tindakan melanggar hukum.



Pencegahan judi online harus melibatkan semua pihak. Orang tua perlu mengawasi penggunaan internet anak serta membangun komunikasi yang terbuka mengenai bahaya judi online. Sekolah dapat memberikan edukasi tentang literasi digital dan dampak perjudian terhadap kehidupan. Sementara itu, pemerintah harus memperketat pemblokiran situs judi online dan menindak tegas pihak yang mempromosikannya. Generasi muda juga harus lebih bijak menggunakan internet dengan memilih aktivitas yang bermanfaat, seperti belajar, mengembangkan keterampilan, atau mengikuti kegiatan positif.


Judi online bukan sekadar hiburan, tetapi ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi muda. Oleh karena itu, kesadaran, pengawasan, dan pendidikan menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran praktik perjudian di kalangan remaja.


Judi online memberikan dampak negatif terhadap kondisi ekonomi, pendidikan, mental, dan kehidupan sosial generasi muda. Dengan kerja sama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah, serta meningkatnya kesadaran generasi muda dalam menggunakan teknologi secara bijak, ancaman judi online dapat diminimalkan sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang produktif dan bertanggung jawab.


Referensi.


Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2024). Upaya Penanganan Judi Online di Indonesia. https://www.komdigi.go.id


Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Waspada Penipuan Digital dan Judi Online. https://www.ojk.go.id


Kompas. (2024). Dampak Judi Online terhadap Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat. https://www.kompas.com


Editor : Redaksi

Komentar

Tampilkan

Terkini

Olahraga

+