--> -- -->

Iklan

Dari Kilang ke Kelas, Kilang Pertamina Dumai Edukasi Siswa SMK Perikanan Riau Tentang Pengelolaan K3 di Wilayah Maritim

Sabtu, 14 Februari 2026, Februari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-02-15T04:55:16Z

 

Foto : Siswa SMK Perikanan Provinsi Riau Saat Mengikuti Kegiatan Edukasi Dari PT Pertamina Patraniaga Refinery Unit Dumai (PPN RU Dumai) melalui kegiatan Sosialisasi dan Eduakasi HSSE, Selasa (10/2).


Dumai, SelayangNews.com - Di bawah teriknya matahari yang menyengat dalam beberapa pekan terakhir, ada semangat yang bergejolak dari ratusan pelajar di Dumai belajar lebih dalam tentang keselamatan kerja di wilayah perairan. Semangat itu terpancar pada lebih dari 280 lebih siswa SMK Perikanan Provinsi Riau saat mengikuti kegiatan edukasi dari PT Pertamina Patraniaga Refinery Unit Dumai (PPN RU Dumai) melalui kegiatan Sosialisasi dan Eduakasi HSSE, Selasa (10/2).


Edukasi ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menginternalisasikan budaya keselamatan secara berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan operasional, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi dunia industri terhadap dunia pendidikan.


Foto : Istimewa.

Manager HSSE Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani, menegaskan bahwa budaya keselamatan harus dibangun sejak dini melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan demi mendukung pembangunan sosial yang inklusif. “Sebagai industri yang mengedepankan aspek HSSE dalam setiap operasional, kami memandang penting untuk berbagi pengetahuan kepada generasi muda. Harapannya, ketika mereka memasuki dunia kerja, budaya keselamatan sudah menjadi karakter dan kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” ujar Syahrial.


Dengan serius dan penuh antusias, para siswa mengikuti pembekalan tentang penerapan dan pengelolaan K3 di wilayah maritim dari tim Health, Safety, Security, and Environtment (HSSE) PPN RU Dumai. Semangat tersebut tidak terlepas dari kesadaran mereka untuk mempersiapkan diri sebagai calon tenaga profesional di sektor kemaritiman yang menuntut kedisiplinan tinggi, kompetensi yang mumpuni, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dalam setiap aktivitas kerja.


Foto : Istimewa.


Materi yang diberikan difokuskan pada pengenalan Alat Pelindung Diri (APD) serta implementasi keselamatan kerja di wilayah perairan. Siswa dibekali pemahaman mengenai potensi bahaya dan risiko kerja maritim, termasuk pentingnya penggunaan safety shoes, safety helmet, dan life jacket (pelampung) sebagai perlindungan dasar dalam setiap aktivitas di area perairan.


Edukasi ini juga menekankan perilaku kunci yang wajib dipatuhi saat bekerja di laut, sejalan dengan komitmen HSSE Pertamina melalui penerapan 10 Elemen Corporate Life Saving Rules (CLSR), khususnya Elemen 9 tentang Water Based Activities yang mengatur aktivitas berbasis perairan secara ketat dan terstandar.


Sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, siswa juga dibekali dengan materi penanggulangan pencemaran laut.


Sesi materi kemudian ditutup dengan pembekalan penanganan keadaan darurat kebakaran. Peserta diperkenalkan pada konsep segitiga api yang terdiri dari oksigen, panas, dan bahan mudah terbakar sebagai dasar pencegahan kebakaran. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sehingga pemahaman yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.


Kepala sekolah SMKN Perikanan Provinsi Riau, Dewi Marlina, S.Pd., M.Pd menyambut positif kegiatan edukatif tersebut. Ia menuturkan kegiatan ini sejalan dengan pembelajaran anak-anak yang harus memahami safety sebagai hal yang utama, sekaligus menjembatani kesesuaian antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri.


“Kita lihat bagaimana antusiasme anak-anak taruna dan taruni kami belajar langsung dengan petugas-petugas yang berbaju merah. Terimakasih kepada Kilang Pertamina Dumai, semoga sukses selalu dan menjadi perusahaan favorit dan bona fide, khususnya di kota Dumai. Kami tunggu kedatangan selanjutnya ” ujarnya.


Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR PPN RU Dumai, Agustiawan, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan di tengah masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa aspek keselamatan tidak hanya diterapkan di jalan raya maupun di lingkungan kerja, tetapi juga harus menjadi bagian dari perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini merupakan kontribusi perusahaan dalam mendorong lahirnya SDM yang unggul dan berbudaya safety,” tutup agustiawan.


Editor : Redaksi

Komentar

Tampilkan

Terkini

Olahraga

+